Belajar dari Penulisan Buku Biografi Steve Jobs

By | 12/09/2018

Belajar dari Penulisan Buku Biografi Steve Jobs

Biografi Steve Jobs, pendiri Apple yang wafat di usia muda dan sedang berada di puncak kariernya itu bisa menjadi salah satu contoh digunakannya perspektif jurnalisme sastra dalam penulisan buku biografi.

steve jobDari sisi jurnalisme, penulisnya, Walter Isaacson, mantan pemimpin CNN dan manajer editor Majalah Time, sangat tekun menyajikan fakta dengan kredibilitas tingkat tinggi. Fakta dikumpulkan melalui penelusuran dokumen dan wawancara lebih dari 40 kali dengan Steve Jobs selama 2 tahun ketika masih hidup.

Dilengkapi wawancara dengan seratus anggota keluarga, sahabat, musuh, pesaing dan koleganya. Ketika masih hidup Jobs sangat kooperatif dalam penulisan buku biografi dirinya itu. Ia menolak untuk mengontrol apapun yang ditulis Walter Isaacson. Dia tidak memberikan batasan apapun. Dia mendorong semua orang yang tahu tentang dirinya untuk berbicara jujur, apa adanya, walau terkadang brutal.

Jobs juga tidak menggunakan haknya untuk membaca terlebih dulu buku itu sebelum diterbitkan. “Ini bukumu, aku tidak akan membacanya,” kata Steve Jobs pada Walter Isaacson suatu ketika. Kini, ketika Steve Jobs telah meninggalkan dunia fana, buku biografi itu menjadi salah satu inspirasi penting bagi kemanusiaan.

Kita tentu berharap, buku-buku biografi berkualitas semakin banyak diterbitkan dan dinikmati publik. Bukan saja biografi para tokoh publik, tetapi juga biografi orang-orang luar biasa yang tidak banyak diekspose, untuk menebar inspirasi bagi masyarakat. (**)

Ingin ditulis kisah hidupnya menjadi buku Biografi yang menarik dan inspiratif ?. Silahkan hubungi kami kapan saja di:

0822-2123-5378

Kata terkait:

contoh biografi penulis, penulis biografi, penulis buku biografi, buku biografi, buku biografi tokoh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.