Biografi Ulama, Syekh Ibrahim Musa : Inspirator Kebangkitan (17)

By | 20/02/2019

Prof Dr Ahmad Syafii Maarif, MA,

Mantan Ketua Umum PP Muhamadiyah, Guru Besar Emeritus Universitas Negeri Yogyakarta, Pendiri Maarif Institute, Jakarta

Ahmad_Syafii_Maarif

Mencetak Ulama Intelektual

Sesungguhnya Syekh Ibrahim Musa adalah bagian dari gerakan pembaharuan Islam di Minangkabau yang tidak bisa dipisahkan dari pengaruh ulama Mekah asal Minangkabau : Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.  Warisan yang penting dari Inyiak Parabek adalah soal pencerahan. Minangkabau dulunya adalah daerah dengan pengaruh tharekat yang begitu besar, ada pengkultusan terhadap individu para syekh-syekh. Inyiak Parabek melawan itu.

Peran Syekh Ibrahim Musa dalam memberikan pencerahan dan mewariskan Sumatera Thawalib Parabek sangat berharga. Untuk yang akan datang  perannya harus go beyond, lebih dalam lagi. Perlu pemahaman lebih komprehensif terhadap Islam itu. Kita ingin membangun peradaban, tidak semata-mata agama dalam arti sempit. Peradaban Islam memiliki dimensi yang banyak sekali. Jika dulu para ulama dan lembaga pendidikan Islamnya lebih banyak mencetak mubaligh, maka sekarang tidak cukup. Ulama harus diberi definisi yang lebih luas, tidak semata-mata faham agama. Tidak semata-mata faham kitab kuning, tapi juga faham kitab putih berupa ilmu modern. Dua kakinya ada pada khazanah keilmuan klasik dan kemodernan. Hal ini yang bisa membawa ajaran Islam turun ke bumi. Peradaban Islam sudah sangat merosot jauh sehingga perlu ada wawasan keagamaan yang progresif dan visioner. Juga harus difahami dalam konteks keIndonesian. Karena Indonesia sebagai bangsa sebenarnya masih baru. Ini sangat penting sekali disadari oleh para pelanjut Syekh Ibrahim Musa.  

Ke depan kita perlu mencetak ulama-ulama intelektual, seperti Agus Salim misalnya. Dalam dirinya ada perkawinan antara pengetahuan klasik Islam dan pengetahuan modern. Selain menguasai ilmu agama, Agus Salim misalnya, sangat menguasai sejarah Eropa. Ia orangnya cerdas, penguasaan bahasanya banyak sekali. Dunia ini sekarang dikuasai Barat, mau tidak mau ilmu Barat harus kita ketahui dan pelajari, untuk melihat dimana ketertinggalan kita. Warisan Islam klasik dan kemodernan harus dikawinkan. Tentu akan ada benturan-benturan sehingga diperlukan seleksi yang ketat. Filternya harus tajam sekali. Jangan sampai yang klasik terjual. Memang tidak mudah, kita belum menemukan cara terbaik untuk itu, tapi harus terus diusahakan.

Sumatera Thawalib  Parabek dengan program 6 tahunnya bisa memberikan dasar-dasar yang kuat untuk melahirkan calon ulama intelektual. Sekolah ini bisa bertahan hingga kini karena berhasil menjawab tantangan. Untuk terus maju ke depan, respon yang diberikan juga  harus sesuai dengan kebutuhan zaman. Tentu  disertai dengan adanya perubahan-perubahan, baik dalam kurikulum, dan manajemen. Untuk itu penguasaan bahasa asing sangat penting, di samping bahasa Arab, juga bahasa Inggris. Bahkan ke depan, bukan tidak mungkin bahasa China. Karena ke depan pembangunan Asia ini semakin membesar. Belum tentu dominasi Barat akan terus bertahan. Sumatera Thawalib Parabek harus mengantisipasi hal itu.

Ingin ditulis kisah hidupnya menjadi buku Biografi yang menarik dan inspiratif ?. Silahkan hubungi kami kapan saja di:

0822-2123-5378

Kata terkait:

jasa penulis buku biografi, buku biografi, penulis biograf, biografi tokoh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.