Biografi Ulama, Syekh Ibrahim Musa : Inspirator Kebangkitan (18)

| Jasa Penulisan Buku Biografi | Mengemas Kisah Hidup dengan Jurnalisme Sastra | "Appreciate Your Life Story" |

Biografi Ulama, Syekh Ibrahim Musa : Inspirator Kebangkitan (18)

DR Ana Nadhya Abrar, MES

DR Ana Nadhya Abrar, MES

Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Gajah Mada

Lanjutkan Spirit Kemandirian

DR Ana Nadhya Abrar, MES

DR Ana Nadhya Abrar, MES

“Setiap individu punya nilai-nilai keteladanan yang bisa jadi panutan.” Keteladanan ini akan membantu seseorang mencapai apa yang dicita-citakan. Untuk berkiprah dan membantu memajukan masyarakat juga diperlukan panutan yang menjadi pembimbing dalam langkah-langkah nyata.

Demikian juga yang diperlukan dan telah diperlihatkan para alumni Sumatera Thawalib Parabek, madrasah yang didirikan oleh Syekh Ibrahim Musa, dalam berkiprah di tengah masyarakat. Panutan mereka yang paling dekat adalah sosok Ibrahim Musa itu. Sosok ini memiliki banyak nilai-nilai keteladanan yang patut dijadikan contoh kehidupan. Salah satu yang saya lihat sangat menonjol adalah  spirit kemandirian. Inyiak Parabek pasti sangat menekankan prinsip kemadirian kepada para murid-muridnya.

Saya memiliki kesan tersendiri tentang kemandirian para lulusan Parabek. Di tanah kelahiran saya, Kampung Birogo Puhun, Aur Birogo Tigo Baleh, Sumatera Barat, banyak warganya yang menjadi lulusan Sumatera Thawalib Parabek. Mereka dikenal sangat mandiri. Mereka mampu hidup mandiri dengan berbisnis, tapi tetap memberikan pencerahan agama pada masyakat. Ayah saya juga lama mendapat pendidikan di Sumatera Thawalib Parabek.

Spririt kemandirian ini harus dilanjutkan dan selayaknya menjadi ciri identitas yang khas Parabek. Di saat banyak lembaga pendidikan mencetak para pencari kerja, maka Sumatera Thawalib Parabek berdiri dengan kepala tegak, mendidik para calon ulama yang mandiri. Kemandirian Inyiak Parabek sebagai seorang ulama telah membuat integritas dan kewibawaannya tidak lekang di makan zaman. Tantangan yang dihadapi Sumatera Thawalib Parabek jelas sudah sangat berbeda dengan masa lalu. Jika sekolah ini disebut-sebut telah melahirkan banyak tokoh di zamannya, maka tantangan ke depan yang selayaknya mendapatkan prioritas adalah terus mengembangkan semangat kemandirian itu. Kurikulum dan kegiatan madrasah sebaiknya didisain untuk meningkatkan mental dan keterampilan teknis santri agar bisa mandiri, menjawab tantangan zamannya sendiri.

Ingin ditulis kisah hidupnya menjadi buku Biografi yang menarik dan inspiratif ?. Silahkan hubungi kami kapan saja di:

0822-2123-5378

Kata terkait:

jasa penulis buku biografi, buku biografi, penulis biograf, biografi tokoh

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: