Biografi Ulama, Syekh Ibrahim Musa : Inspirator Kebangkitan (1)

Biografi Ulama, Syekh Ibrahim Musa : Inspirator Kebangkitan (1)

Biografi Tokoh Indonesia
Kalau Boleh, Saya Ingin diwafatkan Saat Mengajar             Hari Kamis, malam Jum’at yang dingin, 25 Juli 1963. Desa Parabek, sekitar 2 kilometer dari Bukittinggi, di kaki Gunung Singgalang, sedang bersiap untuk berduka. Seorang tokoh karismatis yang dicintai, Syekh Ibrahim Musa, pendiri Madrasah Sumatera Thawalib Parabek, yang juga dikenal dengan sebutan penghormatan “Inyiak Parabek”, sedang menunggu di pembaringan dengan tenang panggilan RabbNya.             Sudah beberapa hari sebelumnya, Inyiak Parabek bertahan dengan semangat yang luar biasa, walau sakit parah menggerogoti tubuh bersahajanya. Menurut penuturan Syekh H. Abdul Gafar, salah seorang murid langsung Inyiak Parabek, di akhir hidupnya, meskipun sakit, beliau  terlihat tak ingin menyerah, untuk terus melaksanakan kegiatan yang sangat dicintainya : mengajar. “Inyiak masih menyempatkan menemui para ulama lain yang berkunjung ke rumahnya untuk mengkaji ilmu,” tutur H.Abdul Gafar yang saat…
Read More
Biografi Ulama, Syekh Ibrahim Musa : Inspirator Kebangkitan (24)

Biografi Ulama, Syekh Ibrahim Musa : Inspirator Kebangkitan (24)

Biografi Tokoh Indonesia
Buya Mas’oed Abidin Tokoh Dewan Dakwah Sumatera Barat Tokoh Besar yang Tidak Dibesar-Besarkan Inyiak Parabek adalah contoh nyata tentang  kepemimpinan yang arif dan bijaksana. Beliau adalah guru yang sangat dekat dengan murid-muridnya. Pagi-pagi sekali Inyiak sudah keluar rumah, berkeliling asrama pelajar, melewati rumah-rumah dan sawah. Jika berjalan memakai tongkat dan ujung tongkatnya sudah terdengar. Ini menjadi tanda khusus untuk para murid-muridnya. Hubungan santri dan guru sangat dekat. Beliau adalah tokoh yang diakui besarnya, tidak seperti orang sekarang yang dibesar-besarkan, membesarkan-besarkan diri. Mulutnya manis, mengetahui intisari agama, dan pandai bergaul dengan masyarakat. Suaranya tidak keras, tetapi  menggambarkan kematangan dan halusnya bahasa. Kalimat-kalimatnya bernas.   Seluruh kalimatnya pelajaran adalah pelajaran. Kalau tidak ada rujukan tidak mau bicara. Hal ini diturunkan pada murid-muridnya sehingga pelajar kelas 6 saat itu sudah memiliki pemahaman yang matang.…
Read More